Turki, Suarathailand- Kantor Berita Anadolu melaporkan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte pada Rabu membela serangan yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran dengan menyebutnya benar-benar diperlukan.
Di sela KTT NATO di Ankara Turki, berbicara di hadapan wartawan bersama Trump, Sekjen NATO Rutte mengatakan operasi militer AS telah melemahkan kemampuan nuklir dan rudal balistik Iran, serta menyebutnya sebagai “respons yang sangaat kuat.”
“Saya pikir apa yang Anda lakukan tadi malam benar-benar diperlukan,” kata Rutte. Menurutnya, serangan itu penting bagi "Israel, kawasan, Eropa," dan dunia secara luas.
Trump juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia meyakini kesepakatan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir setelah serangan semalam.
“Kami menghantam mereka dengan sangat keras tadi malam. Saya sudah bilang kepada mereka, setiap kali kalian menyerang, kami juga menyerang,” ujar Trump.
Ia menambahkan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya “denuklirisasi Iran” dan menegaskan AS akan terus berupaya menghilangkan kemampuan nuklir negara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan setelah AS melancarkan serangan terhadap wilayah selatan Iran pada malam sebelumnya, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap fasilitas militer AS di kawasan Teluk.
Rutte juga memuji Trump karena mendesak negara-negara anggota NATO untuk meningkatkan belanja pertahanan. Menurutnya, Presiden AS telah mengamankan “kemenangan besar” dengan mendorong negara-negara Eropa dan Kanada untuk mengalokasikan ratusan miliar dolar tambahan untuk sektor pertahanan.
“Dalam hal NATO, apa yang telah Anda capai adalah kemenangan besar,” kata Rutte.
Meski mengakui masih ada perbedaan pandangan di antara para sekutu terkait anggaran, Rutte menilai kemajuan signifikan telah dicapai.
Sebagai contoh, ia menyebut Spanyol telah meningkatkan belanja militernya hingga memenuhi target NATO sebesar 2 persen dari PDB negara tersebut.
Sementara itu, Trump mengkritik sejumlah sekutu yang dinilainya belum memberikan dukungan yang memadai kepada AS dalam perang melawan Iran.
Ia juga mengumumkan telah menginstruksikan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menghentikan hubungan perdagangan dengan Spanyol, yang disebutnya sebagai “mitra yang buruk” dalam aliansi pertahanan beranggotakan 32 negara itu.
Para pemimpin NATO saat ini menjalani hari kedua KTT di Ankara dengan agenda utama meliputi peningkatan belanja pertahanan, penguatan postur pertahanan dan pencegahan aliansi, serta kelanjutan dukungan terhadap Ukraina




