Departemen Keuangan Amerika Serikat menyasar seluruh maskapai penerbangan Iran yang tersisa dalam upaya meningkatkan tekanan terhadap Iran.
AS, Suarathailand- Sputnik melaporkan Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Selasa (8/9) memasukkan 27 maskapai penerbangan Iran ke dalam Daftar Negara yang Ditunjuk Secara Khusus (Specially Designated Nationals List).
Departemen Keuangan Amerika Serikat menyasar seluruh maskapai penerbangan Iran yang tersisa dalam upaya meningkatkan tekanan terhadap Iran.
Departemen Keuangan AS menyatakan dalam siaran pers bahwa "maskapai penerbangan komersial Iran telah lama mendukung kegiatan-kegiatan yang mengganggu stabilitas yang dilakukan oleh rezim Iran," dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memanfaatkan maskapai penerbangan yang tampak sebagai maskapai swasta untuk pengadaan dan pengangkutan senjata serta pengangkutan personel.
Dilaporkan bahwa AS pertama menjatuhkan sanksi terhadap maskapai penerbangan Iran Mahan Air pada Oktober 2011, dan menargetkan sejumlah perusahaan yang dianggap sebagai agen penjualan umum Mahan Air pada 30 Juli lalu.
Sanksi tersebut juga menargetkan "perusahaan samaran, perantara asing, dan rute transshipment menyesatkan yang diandalkan Iran untuk memperoleh pesawat terbang asal AS dan teknologi sensitif," menurut siaran pers itu.
Kantor Pengendalian Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS memasukkan empat perusahaan dari Turkiye, Malaysia, dan Kazakhstan ke dalam daftar sanksi dengan alasan perusahaan-perusahaan tersebut bertindak sebagai penyedia jasa kargo dan agen penjualan umum bagi Mahan Air.
OFAC juga menangguhkan izin yang memungkinkan penerbangan melintasi wilayah udara Iran, serta izin bagi maskapai penerbangan non-AS untuk mengoperasikan pesawat komersial yang berasal dari AS atau dikendalikan oleh AS ke Iran.




