Manturov mengatakan Rusia berencana untuk memamerkan berbagai macam perangkat keras militer dalam waktu dekat.
Moskow, Suarathailand- Lebih dari 1.000 jenis peralatan militer baru dan yang telah ditingkatkan dikerahkan oleh Rusia untuk pengujian di garis depan pada tahun 2025, kata Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia Denis Manturov kepada Presiden Vladimir Putin pada hari Senin.
Manturov mengatakan Rusia berencana untuk memamerkan berbagai macam perangkat keras militer dalam waktu dekat, dengan fokus pada sistem pertahanan udara, pesawat terbang, dan sistem peluncur roket ganda.
Ia menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan kompleks industri pertahanan Rusia sebagian besar telah menyelesaikan pesanan pengadaan pertahanan nasional untuk tahun 2025.
Pesawat tanpa awak dan sistem peperangan elektronik Rusia telah menarik minat yang kuat di pasar internasional, dengan total nilai kontrak ekspor militer yang ditandatangani mencapai 70 miliar dolar AS pada akhir tahun lalu, menurut Manturov.
Wakil Perdana Menteri juga mencatat bahwa produksi sipil dari perusahaan-perusahaan kompleks industri pertahanan telah tumbuh rata-rata 10 persen per tahun selama tiga tahun terakhir, dengan produk sipil mencapai lebih dari 30 persen dari total produksi pada akhir tahun 2025.
Produk-produk ini meliputi peralatan transportasi kereta api, mesin konstruksi dan jalan raya, peralatan medis, farmasi, elektronik konsumen, dan perangkat telekomunikasi.
Ia lebih lanjut mencatat bahwa badan antariksa Rusia, Roscosmos, melakukan 17 peluncuran roket pembawa pada tahun 2025, sementara jumlah satelit Rusia di orbit meningkat dari 288 menjadi 300. (Foto: salah satu alutsista Rusia)




