Rusia Terbuka untuk Dialog Senjata Nuklir Bila AS Merespons Konstruktif

Putin mengumumkan pada bulan September bahwa Rusia bersedia untuk terus mematuhi batasan New START selama satu tahun setelah perjanjian tersebut berakhir pada 5 Februari 2026.


Kremlin, Suarathailand- Rusia akan melakukan dialog dengan Amerika Serikat mengenai Perjanjian New START jika Washington memberikan jawaban konstruktif, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Kamis.

"Jika ada jawaban konstruktif, tentu saja kami akan berdialog," kata Peskov kepada jurnalis Rossiya 1 Pavel Zarubin, mengomentari kemungkinan bahwa Amerika Serikat akan menanggapi proposal Perjanjian New START Rusia.

Pakta New START (Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru) berakhir pada hari Kamis, 5 Februari. Pada hari Rabu, 4 Februari, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa Moskow berangkat dari posisi bahwa para pihak dalam kesepakatan New START tidak lagi terikat oleh kewajiban dan deklarasi simetris apa pun, mengingat perjanjian tersebut sekarang batal dan tidak berlaku.

Presiden Vladimir Putin mengumumkan pada bulan September bahwa Rusia bersedia untuk terus mematuhi batasan New START selama satu tahun setelah perjanjian tersebut berakhir pada 5 Februari 2026, dengan syarat adanya timbal balik dari Amerika Serikat.

Share: