Prabowo juga menyampaikan harapan kedua negara dapat memperluas kerja sama dalam bidang ekonomi, melalui sektor perdagangan, investasi, serta keamanan pangan dan energi.
Jakarta, Suarathailand- Antara melaporkan Presiden Prabowo Subianto mendukung peningkatan frekuensi latihan bersama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand yang disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Antara menyebut Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan PM Thailand, menyampaikan kerja sama kedua negara negara harus berfokus ke masa depan dan yang menguntungkan kedua belah pihak, berkontribusi memastikan ASEAN yang lebih kuat dan stabil.
"Kita harus memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan kita. Menurut pendapat saya, kita harus meningkatkan jumlah dan tingkat pelatihan bersama antara kedua angkatan bersenjata kita. Kita harus meningkatkan pertukaran perwira kita dalam pelatihan dan pendidikan," kata Presiden Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan harapan kedua negara dapat memperluas kerja sama dalam bidang ekonomi, melalui sektor perdagangan, investasi, serta keamanan pangan dan energi.
Terus didorong pula kolaborasi dalam bidang teknologi digital sekaligus memperkuat konektivitas dan hubungan yang lebih erat antara masyarakat di kedua negara.
"Dengan mempererat kerja sama di area-area tersebut, kita dapat memperkuat kemitraan bilateral sekaligus berkontribusi dalam perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan kita," tutur Prabowo.
Selain membahas peningkatan bilateral tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan memiliki kedekatan personal yang cukup lama dengan Raja Maha Vajiralongkorn.
Presiden Prabowo juga menitipkan ucapan selamat ulang tahun untuk Raja Vajiralongkorn melalui PM Charnvirakul.
Selepas pertemuan empat mata, Presiden Prabowo dan PM Charnvirakul lanjut bersama-sama memimpin pertemuan bilateral.
Kedua pemimpin negara lanjut menyaksikan sejumlah dokumen kerja sama yang telah ditandatangani oleh dua negara. Sesi berikutnya, Presiden Prabowo dan PM Charnvirakul memberikan pernyataan pers bersama




