Pentingnya Tahun Baru Imlek di Thailand: Hubungan Hidup Thailand dan China

Di Thailand, perayaan ini secara luas dianggap sebagai momen budaya utama, meskipun umumnya dirayakan sebagai peristiwa penting daripada hari libur resmi.


Bangkok, Suarathailand- Tahun Baru Imlek adalah peristiwa penting dalam kalender budaya Thailand yang mencerminkan integrasi Sino-Thailand yang mendalam dan kemitraan modern Thailand-Tiongkok yang didirikan pada tahun 1975.

Tahun Baru Imlek — juga dikenal sebagai Tahun Baru Lunar atau Festival Musim Semi — adalah perayaan selama 15 hari. Dimulai dengan bulan baru yang jatuh antara 21 Januari dan 20 Februari, dan berakhir pada bulan purnama berikutnya.

Di Thailand, perayaan ini secara luas dianggap sebagai momen budaya utama, meskipun umumnya dirayakan sebagai peristiwa penting daripada hari libur resmi.

Pada tahun 2026, Hari Tahun Baru Imlek jatuh pada tanggal 17 Februari. Tetapi makna festival ini di Thailand jauh melampaui satu tanggal. Ini berbicara tentang kontak antar masyarakat selama berabad-abad, perdagangan maritim, migrasi, dan hubungan antar negara yang berkembang.


Akar yang Dalam, tetapi Bukti “Catatan Pertama” yang Terbatas

Para sejarawan menunjukkan bahwa perdagangan maritim jarak jauh menghubungkan negara-negara awal di wilayah yang sekarang menjadi Thailand dengan jaringan regional yang lebih luas—termasuk pedagang Tiongkok—jauh sebelum periode Ayutthaya.

Yang masih sulit adalah mengidentifikasi “perayaan Tahun Baru Imlek pertama” yang pasti di Thailand. Bukti yang masih ada dari era awal cenderung mencatat perdagangan, pola pemukiman, dan kehidupan istana, daripada memberikan deskripsi yang jelas tentang festival yang dirayakan di tanah Thailand.

Namun, pada era Ayutthaya, gambaran yang lebih luas menjadi lebih mudah ditelusuri. Komunitas Tionghoa semakin mapan, aktif dalam perdagangan, dan terlihat dalam ekonomi perkotaan dan lanskap budaya Siam.

Catatan Barat dari akhir abad ke-17, termasuk yang terkait dengan pengunjung Prancis ke Ayutthaya, menggambarkan hiburan dan pertunjukan istana yang mencakup teater Tiongkok di antara bentuk-bentuk lainnya.

Meskipun hal itu bukan bukti langsung perayaan Tahun Baru Imlek berskala besar, hal itu mendukung bukti yang lebih luas tentang kehadiran dan pertukaran budaya Tionghoa yang berkelanjutan.

Mengapa Tahun Baru Imlek Penting bagi Thailand Saat ini?

Tahun Baru Imlek penting di Thailand karena tiga alasan yang saling terkait erat: budaya, diplomasi, dan ekonomi.

1. Budaya bersama dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Thailand

Festival ini menjadi arus utama sebagian karena masyarakat Thailand keturunan Tionghoa secara historis telah terintegrasi secara mendalam ke dalam masyarakat Thailand. Seiring waktu, banyak yang mengadopsi Bahasa Thailand Standar sebagai bahasa utama dan menjadi penganut Buddha Theravada, membantu Tahun Baru Imlek berkembang menjadi perayaan yang dinikmati jauh melampaui satu komunitas.

Saat ini, umumnya dianggap sebagai festival keluarga—berpusat pada makan bersama, mengenang leluhur, kunjungan ke kuil, dan tindakan yang diyakini membawa keberuntungan untuk tahun mendatang.


2. Simbol hubungan Thailand-Tiongkok—antar negara dan antar masyarakat

Tahun Baru Imlek juga berfungsi sebagai simbol hubungan Thailand-Tiongkok yang sangat terlihat. Thailand dan Tiongkok menjalin hubungan diplomatik pada 1 Juli 1975, dan kerja sama telah berkembang pesat sejak saat itu.

Pada tahun 2025, kedua negara memperingati ulang tahun ke-50 hubungan mereka, memperkuat gagasan bahwa ikatan budaya dan diplomasi modern berjalan paralel. Dalam praktiknya, perayaan Tahun Baru Imlek seringkali menjadi momen diplomasi budaya—ketika warisan bersama dipamerkan melalui upacara, pertunjukan, dan acara di seluruh kota.


3. Momen ekonomi dan pariwisata yang penting

Festival ini juga signifikan karena mendorong pengeluaran dan perjalanan. Tahun Baru Imlek telah menjadi periode penting untuk aktivitas ritel, perhotelan, dan promosi pariwisata, dengan acara-acara yang diselenggarakan di seluruh negeri di destinasi dengan komunitas Tionghoa-Thailand yang besar.

Dalam hal pariwisata, ini adalah musim puncak yang menambah momentum perjalanan domestik dan membantu membentuk citra internasional Thailand sebagai destinasi yang ramah dan beragam budaya.


Sorotan Perayaan Tahun Baru Imlek di Thailand

Di seluruh Thailand, Tahun Baru Imlek dirayakan dengan cara yang khas lokal—dari suasana Pecinan Bangkok hingga prosesi provinsi berskala besar dan perayaan "kota tua" yang berfokus pada warisan budaya.

Yaowarat (Bangkok): Perayaan Pecinan paling terkenal di Thailand

Jalan Yaowarat dan distrik Pecinan di sekitarnya tetap menjadi tujuan Tahun Baru Imlek paling terkenal di negara ini. Area ini biasanya menampilkan pertunjukan panggung, pertunjukan budaya, dan kerumunan padat yang bergerak melalui jantung distrik.

Nakhon Sawan (Pak Nam Pho): Tradisi "prosesi besar"

Pak Nam Pho dipromosikan secara luas sebagai salah satu perayaan Tahun Baru Imlek terbesar di Thailand di luar Bangkok. Festival ini dikenal karena formatnya yang berlangsung beberapa hari dan prosesi siang dan malam yang menjadi ciri khasnya, yang menarik banyak orang dan membuat jalanan kota tetap ramai hingga larut malam.

Kota Tua Phuket: Warisan, Kekuatan Lunak, dan Format Festival Modern

Di Phuket, Tahun Baru Imlek sangat terkait dengan warisan Tionghoa-Thailand (Peranakan) yang khas di pulau itu dan kebangkitan Kota Tua sebagai ekonomi budaya.

Edisi-edisi terbaru telah memadukan tradisi dengan produksi modern: parade besar dengan lebih dari 300 peserta, elemen cahaya dan suara kontemporer seperti pemetaan proyektor, Terowongan Lampion Naga sepanjang 40 meter, dan ratusan pedagang di seluruh area Kota Tua—memposisikan perayaan ini sebagai pelestarian budaya dan stimulus pariwisata.

Secara keseluruhan, perayaan-perayaan ini menunjukkan mengapa Tahun Baru Imlek di Thailand bukan sekadar festival yang "diimpor" dari tempat lain. Perayaan ini telah menjadi bagian hidup dari ritme budaya negara—berakar pada hubungan sejarah yang panjang dan diperkuat oleh hubungan modern Thailand-Tiongkok yang terus membentuk diplomasi, ekonomi, dan kehidupan sosial sehari-hari Thailand.

Share: