Para anggota parlemen berjanji kepada rakyat Iran bahwa mereka tidak akan mengabaikan, bahkan untuk sesaat pun, upaya, perencanaan, atau tindakan praktis yang bertujuan untuk mencapai tujuan ini.
Teheran, Suarathailand- Farsnew melaporkan Para Anggota Parlemen Iran Berjanji Akan Membalas Dendam, Mengupayakan Undang-Undang tentang Pembalasan Kematian Pemimpin yang Gugur Ali Khamenei.
Lebih dari 180 anggota Parlemen Iran mengeluarkan pernyataan yang menekankan perlunya mengejar "balas dendam" dan "pembalasan" terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kemartiran Pemimpin Revolusi yang gugur dan para pejabat lainnya, serta para martir perang agresi yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran.
Para anggota parlemen menekankan bahwa membalas darah Pemimpin Revolusi yang gugur dan menuntut pembalasan dari para pembunuh, mereka yang memerintahkan kejahatan tersebut, dan para pelakunya adalah hal yang tak terhindarkan dan tidak dapat diabaikan.
Merujuk pada posisi ulama Syiah senior (maraji'-e taqlid) dan anggota Majelis Pakar mengenai kewajiban untuk menumpahkan darah mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini, para anggota parlemen berjanji kepada rakyat Iran bahwa mereka tidak akan mengabaikan, bahkan untuk sesaat pun, upaya, perencanaan, atau tindakan praktis yang bertujuan untuk mencapai tujuan ini.
Mereka juga berjanji untuk mengintensifkan upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan legislatif negara dalam keadaan kritis saat ini, termasuk pengesahan undang-undang tentang pembalasan atas darah Pemimpin Revolusi yang gugur dan para martir perang baru-baru ini, penegakan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz, dan pembentukan pencegahan strategis yang efektif terhadap setiap tindakan permusuhan baru oleh musuh Amerika-Zionis.
Para anggota parlemen lebih lanjut menekankan perlunya para pejabat negara untuk mengambil posisi yang tegas, memperkuat pencegahan defensif Iran, dan mengejar syarat dan arahan Pemimpin Tertinggi dalam kebijakan luar negeri.
Para anggota parlemen Iran menyatakan bahwa Parlemen menganggapnya sebagai tugasnya untuk menetapkan mekanisme hukum yang diperlukan dan langkah-langkah pencegahan yang tegas, mulai dari memajukan dan secara efektif mengubah doktrin pertahanan negara hingga mengesahkan undang-undang tentang pengelolaan dan tata kelola Selat Hormuz.
Para anggota Parlemen juga menekankan perlunya upaya yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata Iran.




