NATO Minta AS Jelaskan Soal Pengurangan Pasukan AS di Jerman

Situasi ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz atas pernyataan sang kanselir bahwa Iran sedang "mempermalukan" Washington dalam negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.


NATO, Suarathailand- Juru bicara NATO Allison Hart mengatakan dalam sebuah unggahan di platform media sosial X bahwa NATO sedang bekerja bersama dengan Amerika Serikat untuk memahami keputusan Washington menarik pasukan dari Jerman di tengah ketegangan terbaru kedua negara tentang konflik Timur Tengah.

Situasi ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz atas pernyataan sang kanselir bahwa Iran sedang "mempermalukan" Washington dalam negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Pentagon pada Jumat (1/5) mengatakan sedang merencanakan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman.

Juru bicara NATO Allison Hart mengatakan NATO "sedang bekerja sama dengan AS untuk memahami rincian keputusan mereka terkait penempatan kekuatan di Jerman".

Penyesuaian ini menyoroti bahwa Eropa perlu terus meningkatkan investasi pertahanannya dan mengambil porsi tanggung jawab yang lebih besar bagi keamanan bersama. Dia menyebutkan bahwa negara-negara sekutu telah sepakat untuk menginvestasikan 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).

NATO tetap yakin pada kemampuannya dalam melakukan penangkalan dan pertahanan seiring langkah aliansi itu bergerak menuju apa yang dia sebut sebagai "Eropa yang lebih kuat di dalam NATO yang lebih kuat".

Share: