Penonaktifan permanen dilakukan antara Maret 2025 dan Mei 2026 setelah kartu-kartu tersebut diketahui digunakan untuk mengirim sejumlah besar pesan identik yang berkaitan dengan judol.
Myanmar, Suarathailand- Surat kabar harian milik negara, The Global New Light of Myanmar, pada Senin (22/6), melaporkan Myanmar menonaktifkan secara permanen 143.409 kartu SIM yang diduga berkaitan dengan judi online (judol).
Harian itu melaporkan penonaktifan permanen dilakukan antara Maret 2025 dan Mei 2026 setelah kartu-kartu tersebut diketahui digunakan untuk mengirim sejumlah besar pesan identik yang berkaitan dengan judol.
Aparat Myanmar juga memblokir 1.120 kartu SIM yang digunakan untuk mengoperasikan rekening keuangan ilegal yang berkaitan dengan aktivitas perjudian, serta menutup secara permanen lebih dari 1.000 akun dompet digital yang berkaitan dengan operasi judol, papar laporan tersebut.
Selain itu, pihak berwenang juga memblokir akses ke 102 situs web dan aplikasi perjudian di Myanmar melalui pembatasan IP antara Januari 2025 dan April 2026, serta melakukan tindakan hukum terhadap para pelaku, influencer media sosial, dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam mempromosikan iklan permainan slot daring, menurut laporan itu.




