Hizbullah merespons serangan Israel targetkan sebuah lokasi militer di Israel utara menggunakan rentetan roket dan drone.
Lebanon, Suarathailand- Kantor berita Turki Anadolu melaporkan Israel mengklaim telah menewaskan komandan intelijen Hizbullah Hussein Makled dalam serangan yang dilancarkan ke wilayah Lebanon.
Militer Israel menyebut Hussein Makled tewas dalam serangan. Otoritas Israel juga memperingatkan Hizbullah akan menghadapi “konsekuensi” apabila terus melancarkan serangan dan bergabung dengan Iran.
Dilansir dari Anadolu, Selasa, 3 Maret 2026, sejak dini hari, Israel menggempur sejumlah lokasi di pinggiran selatan Beirut serta wilayah Lebanon selatan. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 31 orang tewas dan 149 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Serangan udara Israel berlanjut sepanjang hari dengan sasaran desa-desa dan kota-kota di Lebanon selatan, termasuk kawasan ibu kota Beirut.
Hizbullah pada Senin pagi menyatakan telah menargetkan sebuah lokasi militer di Israel utara menggunakan rentetan roket dan drone. Kelompok itu menyebut serangan tersebut sebagai respons atas serangan Israel yang terus berlangsung di Lebanon serta kampanye militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Situasi ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik lintas perbatasan yang semakin meluas di kawasan tersebut.




