Iran Sudah Tembak Jatuh 54 Drone Canggih dan Mahal MQ-9 AS

IRGC juga menyatakan bahwa dua kapal tanker minyak yang melanggar aturan telah terbakar dan dihentikan setelah menabrak ranjau yang dipasang oleh unit angkatan laut IRGC di jalur pelayaran tidak resmi di sebelah selatan Selat Hormuz.


Teheran, Suarathailand- Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan bahwa dua kapal tanker minyak yang melanggar peraturan telah terbakar dan dihentikan di Selat Hormuz pada Senin malam. 

Pada saat yang sama, pasukan pertahanan udara IRGC mencegat dan menghancurkan drone militer AS jenis MQ-9—drone ke-54 dari jenis tersebut yang berhasil dijatuhkan di wilayah itu.

Dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada rakyat Iran, IRGC menyampaikan bahwa pasukan pertahanan udaranya, yang memantau wilayah udara di atas Selat Hormuz, mendeteksi keberadaan drone MQ-9 milik AS pada Senin malam. Mereka segera melakukan serangan yang menyebabkan drone tersebut jatuh dan hancur.

IRGC juga menyatakan bahwa dua kapal tanker minyak yang melanggar aturan telah terbakar dan dihentikan setelah menabrak ranjau yang dipasang oleh unit angkatan laut IRGC di jalur pelayaran tidak resmi di sebelah selatan Selat Hormuz.

Angkatan Laut IRGC menegaskan kembali peringatannya bahwa melintasi jalur yang telah dipasangi ranjau adalah tindakan ilegal, dan kapal milik pihak yang melanggar akan dibakar.

Mereka memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat terus melakukan provokasi semacam itu, perusahaan-perusahaan minyak akan menanggung konsekuensi yang jauh lebih berat.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pasukan angkatan laut dan kedirgantaraan IRGC tetap berkomitmen pada janji mereka kepada Pemimpin Revolusi Islam dan rakyat Iran. 

Selain itu, melalui pengendalian dan pengelolaan Selat Hormuz, pasukan tersebut terus memberikan tekanan terhadap kekuatan-kekuatan predator dunia.

Share: