Iran Siap Lakukan Pertahanan Total Jika AS Ingkari MoU Damai

"Kami tidak pernah berhenti membela Iran dan setiap saat AS mengingkari nota kesepahaman, kami akan siap untuk pertahanan total," kata Bagher Ghalibaf.


Teheran, Suarathailand- Sputnik melaporkan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Iran siap melakukan pertahanan total jika Amerika Serikat mengingkari nota kesepahaman tentang penghentian permusuhan.

Bagher Ghalibaf mengatakan hal itu saat menerima kehadiran Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Iran, Jumat (10/7).

"Kami tidak pernah berhenti membela Iran dan setiap saat AS mengingkari nota kesepahaman, kami akan siap untuk pertahanan total," kata Bagher Ghalibaf.

Di sisi lain Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyerukan sikap pertahanan diri setelah sejumlah aksi baku balas serangan baru-baru ini terjadi lagi antara Iran dan AS. 

Presiden Pezeshkian mengatakan AS dan Israel harus menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi.

AS kembali menyerang Iran pada pekan ini. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Pasukan Iran pun membalas dengan menyerang pangkalan militer milik AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.

Eskalasi konflik tersebut menandai pecahnya perang kedua antara Iran dan Amerika Serikat sejak Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad untuk mengakhiri operasi militer disepakati pada pertengahan Juni 2026.

Pada Kamis (9/7), Presiden AS Donald Trump mengatakan gencatan senjata antara AS dan Iran juga sudah tidak berlaku lagi.

Share: