Iran Izinkan Kapal Kedua Terkait dengan Jepang Lintasi Selat Hormuz

Saat ini, 43 kapal yang terkait dengan Jepang masih berada di Teluk Persia, termasuk 12 kapal tanker minyak mentah. 


Hormuz, Suarathailand- Sebuah kapal pengangkut gas minyak cair (LPG) yang berafiliasi dengan Mitsui O.S.K. Lines Ltd. telah menjadi kapal kedua yang terkait dengan Jepang yang melintasi Selat Hormuz di bawah blokade de facto, demikian diketahui pada hari Sabtu (4 April).

Kapal tersebut adalah kapal tanker LPG berbendera India, Green Sanvi, yang dimiliki oleh afiliasi India dari Mitsui O.S.K., menurut perusahaan Jepang tersebut. Kapal tersebut sedang dalam perjalanan ke India setelah meninggalkan Teluk Persia.

"Kami telah memastikan keselamatan awak kapal, kargo, dan lambung kapal," kata seorang pejabat Mitsui O.S.K. "Kami akan terus bertindak, dengan memprioritaskan keselamatan."

Kapal tanker LPG tersebut termasuk di antara 45 kapal yang terkait dengan Jepang yang terdampar di Teluk Persia karena blokade Iran terhadap jalur transit minyak utama tersebut.

Pada hari Jumat, terungkap bahwa sebuah kapal gas alam cair yang dimiliki bersama oleh Mitsui O.S.K. dan sebuah perusahaan Oman, yang juga termasuk di antara 45 kapal tersebut, telah melewati selat tersebut.

Keberhasilan kapal-kapal yang terkait dengan Mitsui O.S.K. melewati selat tersebut mungkin disebabkan oleh faktor-faktor seperti bendera dan muatan mereka, bukan karena afiliasi mereka dengan perusahaan tersebut, kata sebuah sumber dari industri pelayaran.

Saat ini, 43 kapal yang terkait dengan Jepang masih berada di Teluk Persia, termasuk 12 kapal tanker minyak mentah. 

Pada hari Senin, pemerintah Jepang mengatakan bahwa empat dari 24 awak kapal Jepang yang terdampar di kapal-kapal yang terkait dengan Jepang telah turun dan kembali ke Jepang.

Share: