IRGC juga menyatakan telah menyerang dermaga pendukung untuk pengisian bahan bakar di sebuah pelabuhan Kuwait yang digunakan Angkatan Laut AS.
Teheran, Suarathailand- Sputnik melaporkan pasukan militer Iran telah menghancurkan setidaknya dua pesawat jet tempur Amerika Serikat dalam serangan terbaru rudal dan drone terhadap pangkalan udara di Yordania pada Sabtu pagi.
"IRGC telah melaksanakan serangan gelombang ke-20 Operasi Nasr 2 dan melancarkan serangan dengan rudal dan drone terhadap hangar jet tempur dan area parkir Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania. Setidaknya dua pesawat jet tempur dan tiga pesawat AS lainnya hancur lebur," kata Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
IRGC juga menyatakan telah menyerang dermaga pendukung untuk pengisian bahan bakar di sebuah pelabuhan Kuwait yang digunakan Angkatan Laut AS.
"Gelombang ke-19 Operasi Nasr 2, drone dan rudal menghantam dermaga pendukung bahan bakar Angkatan Laut AS di Pelabuhan Al Ahmadi," kata IRGC.
Serangan tersebut juga diarahkan ke titik pengerahan pesawat tempur di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain, dengan IRGC menyebut serangan itu sebagai balasan terhadap agresi tadi malam.
Pasukan AS sejak 8 Juli lalu melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran, dengan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim operasi tersebut sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
IRGC melakukan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di sejumlah negara di Timur Tengah. Kemudian, pada 9 Juli, Presiden AS Donald Trump menegaskan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran tak lagi berlaku. (Foto: Dokumentasi rudal Iran)




