“Jika dunia gagal untuk bersikap tegas pada Israel, apinya akan membakar banyak orang.”
Teheran, Suaratailand- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan komunitas internasional untuk mengambil tindakan terhadap kejahatan AS-Israel, memperingatkan bahwa banyak negara mungkin akan menjadi sasaran kekejaman tersebut.
Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah unggahan di Twitter pada hari Jumat, hari ke-21 agresi ilegal oleh Amerika Serikat dan rezim Israel yang secara sengaja menargetkan infrastruktur sipil dan fasilitas energi Iran, menewaskan ratusan orang.
“Sifat rezim Zionis adalah terorisme negara. Namun agresi AS terhadap Iran dan pembunuhan Pemimpin yang gugur menetapkan preseden baru dalam perselisihan internasional yang akan menghancurkan norma-norma hukum global,” katanya.
“Jika dunia gagal untuk bersikap tegas, apinya akan membakar banyak orang,” ia memperingatkan.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan tindakan agresi tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, bersama dengan para komandan dan pejabat senior, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara.
Angkatan Bersenjata Iran segera membalas serangan militer teroris tersebut dengan melancarkan serangan rudal dan drone ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan dan aset AS di negara-negara regional.
Republik Islam telah menjalankan haknya yang sah untuk membela diri dengan melakukan serangan balasan terhadap musuh, yang didasarkan pada prinsip "mata ganti mata".



