Kemajuan dalam kekuatan pertahanan Iran, ujar Shekarchi, telah menjadikan negara tersebut lebih kuat dibandingkan kondisinya sebelum dua perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Teheran, Suarathailand- Farsnews melaporkan Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, memperingatkan bahwa setiap potensi serangan terhadap Teheran akan dihadapi dengan "teknologi militer baru".
Kemajuan dalam kekuatan pertahanan Iran, ujar Shekarchi, telah menjadikan negara tersebut lebih kuat dibandingkan kondisinya sebelum dua perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Shekarchi menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Iran berada dalam "kondisi yang sangat baik".
"Rudal dan pesawat nirawak (drone) Iran telah menjadi lebih canggih dan lebih kuat, dan kali ini, kami telah menyiapkan kejutan bagi musuh. Kami akan merespons setiap potensi serangan musuh dengan teknologi militer baru," tambah juru bicara tersebut.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan perang agresi ilegal terhadap Iran pada tanggal 28 Februari.
Namun, 40 hari kemudian, pada tanggal 8 April, pihak musuh terpaksa menerima gencatan senjata di tengah perlawanan Iran dan keberhasilan operasi pembalasan yang dilakukannya.
Menyinggung soal kesalahan perhitungan pihak musuh, Shekarchi mengatakan bahwa menjaga kerahasiaan kemampuan militer merupakan prinsip yang sudah mapan di dalam Angkatan Bersenjata Iran.
"Jika musuh memiliki sedikit saja akal sehat, mereka tidak akan menyerang Iran. Di Angkatan Bersenjata, prinsipnya adalah menjaga kerahasiaan informasi demi menciptakan efek kejutan bagi musuh," tambahnya.




