Serangan dahsyat terhadap posisi Israel akan terus berlanjut selama ancaman terhadap bangsa Iran masih ada.
Teheran, Suarathailand- Angkatan Darat Republik Islam Iran telah melakukan operasi besar-besaran semalam, menargetkan instalasi militer Israel dan depot bahan bakar di wilayah pendudukan, dengan mengerahkan drone kamikaze canggih.
Angkatan Darat menyatakan dalam sebuah pernyataan pesawat tak berawak tersebut menghantam bangunan militer serta depot bahan bakar dan hanggar untuk pesawat tanker di Bandara Internasional Ben Gurion dekat Tel Aviv.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa pengisian bahan bakar pesawat militer, aktivitas bandara, penerbangan kedatangan dan keberangkatan, serta transportasi personel militer mengalami gangguan serius setelah serangan tersebut, sehingga para pejabat Israel tidak punya pilihan selain memindahkan pasukan melalui kereta api, yang sangat membahayakan nyawa warga sipil.
Angkatan Darat Iran menekankan bahwa banyaknya target di dalam wilayah pendudukan Israel telah memberi keunggulan, dan serangan dahsyat terhadap posisi Israel akan terus berlanjut selama ancaman terhadap bangsa Iran masih ada.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa bandara Ben Gurion, selain berfungsi sebagai tempat utama untuk menampung pesawat tanker Israel, juga merupakan markas unit respons cepat. Instalasi Angkatan Udara Israel serta fasilitas kedirgantaraan dan pemeliharaan pesawat juga terletak di dekatnya.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer skala besar dan tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari, membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer berpangkat tinggi meskipun ada negosiasi tidak langsung antara Teheran dan Washington mengenai program nuklir damai Iran.
Sebagai balasan, Angkatan Bersenjata Iran segera melakukan serangan rudal dan drone yang dahsyat terhadap kepentingan AS di kawasan tersebut dan posisi Israel di wilayah pendudukan.




