Derek Proyek Jalan Layang Ambruk, Dua Jenazah Dievakuasi 15 Jam di Thailand

Operasi evakuasi selama 15 jam berhasil menemukan jenazah korban terakhir setelah sebuah derek runtuh di Jalan Rama II di Samut Sakhon. 


Samut Sakhon., Suarathailand- Pihak berwenang Thailand berhasil menemukan jenazah dua korban setelah sebuah derek runtuh di Jalan Rama II, dan Departemen Jalan Raya berupaya memulihkan arus lalu lintas.

Operasi evakuasi selama 15 jam berhasil menemukan jenazah korban terakhir setelah sebuah derek runtuh di Jalan Rama II di Samut Sakhon. 

Derek tersebut, yang merupakan bagian dari proyek pembangunan jalan layang, runtuh ke jalan utama antara kilometer 30+300 dan 30+400 pada tanggal 14 Januari 2026, menyebabkan dua mobil hancur. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dan dua orang terluka.

Gubernur Samut Sakhon, Amnat Charoensri, memimpin penanganan di lokasi kejadian, mengarahkan tim darurat setempat untuk menemukan jenazah korban kedua. Korban terakhir, seorang pria berusia 41 tahun bernama Sarawut (nama belakang dirahasiakan), adalah seorang pengemudi truk pickup. Karena sifat situasi yang berbahaya, tim penyelamat menggunakan dua derek—satu seberat 550 ton dan yang lainnya 200 ton—untuk menopang struktur dan memastikan keselamatan para pekerja selama operasi.


Operasi 15 jam untuk mengevakuasi jenazah dari reruntuhan derek di Jalan Rama II

Pada pukul 23:29 tanggal 15 Januari, jenazah korban terakhir berhasil dievakuasi. Jenazah kemudian diangkut ke Rumah Sakit Samut Sakhon untuk otopsi sebelum diserahkan kepada keluarga untuk upacara pemakaman tradisional.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua kematian dan dua luka-luka. 

Departemen Jalan Raya sekarang bekerja sama dengan para ahli untuk menilai dan merencanakan pemindahan derek dari posisinya dengan aman. Upaya untuk memulihkan lalu lintas sedang berlangsung. Saat ini, jalur utama Jalan Rama II ditutup, dengan lalu lintas dialihkan ke jalur paralel dan rute alternatif seperti Jalan Phetkasem dan Jalan Ekachai.

Pihak berwenang Samut Sakhon juga berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan keluarga korban dapat mengakses tunjangan dan bantuan secepat mungkin.

Share: