CENTCOM klaim pemboman AS baru-baru ini secara signifikan mengurangi kemampuan Iran untuk menyerang kapal.
AS, Suarathailand- Axios melaporkan Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper,mengusulkan untuk menghentikan penyerangan di Selat Hormuz, karena telah mencapai batas efektivitasnya.
Rekomendasi Cooper dan penasihat lainnya ini berhasil memengaruhi Presiden AS Donald Trump dalam keputusannya pada Jumat untuk menghentikan sementara pemboman Iran.
Situasi ini membuktikan adanya pengakuan dari penasihat militer dan sipil Trump bahwa kemampuan untuk mencapai tujuan melalui aksi militer, termasuk penggunaan kekuatan udara, memiliki keterbatasan.
Cooper menyampaikan posisinya kepada para pejabat Pentagon dan Gedung Putih minggu ini, dengan alasan bahwa pemboman baru-baru ini secara signifikan mengurangi kemampuan Iran untuk menyerang kapal.
Kepala CENTCOM itu juga menyatakan keyakinannya bahwa serangan udara telah dilakukan pada sebagian besar target yang dituju.
Sebelumnya pada Minggu, CBS dengan mengutip pejabat regional anonim mengeklaim bahwa AS telah menangguhkan serangkaian serangannya terhadap Iran agar tidak mengganggu negosiasi Teheran dengan Oman.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa beberapa putaran dialog antara Iran dan Oman telah diadakan di Teheran pada tanggal 24 dan 25 Juli di tingkat wakil menteri luar negeri untuk membahas prinsip-prinsip umum dan mekanisme praktis untuk mengelola navigasi yang aman di Selat Hormuz.
Menurut kementerian, Iran dan Oman telah mencapai kemajuan dalam dialog tentang pelayaran di Selat Hormuz, tetapi situasi di jalur air tersebut tetap tidak berubah.
Sumber: Sputnik




