Sejumlah pesawat militer Amerika mengalami kerusakan akibat serangan yang terjadi pada malam hari di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania.
Yordania, Suarathailand- Reporter CBS Jennifer Jacobs melalui platform X pada hari Rabu menyatakan beberapa pesawat tempur AS mengalami kerusakan dalam serangan udara Iran terhadap sebuah pangkalan udara di Yordania pada malam menjelang hari Rabu.
Sejumlah pesawat militer Amerika mengalami kerusakan akibat serangan yang terjadi pada malam hari di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania.
Satu pesawat A-10 Thunderbolt—yang dikenal dengan julukan "Warthog"—terkena serangan hingga kehilangan salah satu sayapnya, sementara sekitar delapan pesawat F-15 mengalami kerusakan ringan dan telah kembali beroperasi, tambahnya.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan bahwa Angkatan Dirgantaranya telah menyerang sebuah pangkalan di Yordania dengan rentetan rudal sebagai balasan atas serangan Amerika terhadap kapal tanker minyak Iran.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kantor Humas IRGC menyebutkan bahwa operasi militer tersebut melibatkan "rentetan rudal besar-besaran" yang ditujukan ke pangkalan itu.
Menurut pernyataan tersebut, serangan itu melibatkan rudal balistik berbahan bakar padat maupun cair, serta menyasar hanggar pemeliharaan dan perbaikan, fasilitas persiapan pesawat, dan tempat perlindungan bagi pesawat F-35, F-16, dan F-15.
Serangan itu mengakibatkan "kerusakan parah pada pasukan musuh," tambahnya.




